Tabungan Berjangka

Setelah habis2an dalam hal permbiayaan pernikahaan gw yang insya Allah 1.5 bulan lagi, kayaknya gw harus berbenah diri dalam mengatur kondisi keuangan gw lagi nantinya. Alhamdullilah kebiasaan menabung gw lumayan lah dari dulu, walaupun gaji gw ga gede2 amat. Alhamdullilah dengan lokasi kerja gw yang jauh nun disana, jaauuuhh dari hingar bingar komunitas Thamrin-Sudirman yang godaannya amat buanyaaak, gw setiap bulannya bisa menyisihkan 60% pendapatan gw untuk ditabung walaupun dengan cara yang amat konvensional. Coz sampe saat ini gw masih ngeri klo diajakin temen2 untuk main di index en bursa saham. Gak puguh euyy.. Jadi selagi persiapan merit yg "ternyata" over budget ini yaa at least gw gak panik2 amat en belom sempet nodong ortu, kecuali last minute kepepet yaa..hehe.

Yeeep..walaupun pundi2 gw udah gw peres sehabis-abisnya. Sampe prudential pun gw tarik nilai tunainya. Lumayan lah buat nambah2 nutupin kekurangan. Sempet ragu Prudential ini bakal gw terusin or enggak secara gw join baru 4 tahunan. Nanti ajalah dipikirkan kembali, tapi setelah menikah nanti gw butuh juga jenis tabungan "berjangka" lainnya. At least yang bisa buat tabungan pendidikan or tabungan masa depan lainnya. Sempet tanya om gugel en dapet postingan ini;


Siapkan masa depan dengan rencana dan berjangka
Smart Shopping Mon, 13 Aug 2007 14:00:00 WIB
Suatu tujuan akan lebih mudah dan lebih mungkin bisa tercapai bila kita telah membuat suatu rencana untuk mencapainya. Dalam berinvestasi, rencana adalah bagian terpenting yang tidak bisa dipisahkan dari suatu kegiatan investasi. Sebab bila kita tidak memiliki rencana yang jelas, maka jangan pernah berharap tujuan bisa tercapai.

Dulu, menabung bisa dikategorikan sebagai salah satu bentuk investasi. Kita pun ingat bagaimana suatu tabungan susah untuk diambil. Saya masih ingat tabungan pertama saya dahulu membatasi penarikan hanya empat kali dalam sebulan atau seminggu sekali.

Tapi saat ini, tabungan hampir sudah tidak bisa lagi disebut sebagai investasi karena terlalu mudahnya si pemilik mengambil dan mempergunakan dananya. Tapi jangan khawatir, untuk Anda yang mau menabung, telah ada tabungan yang berfungsi benar-benar sebagai tabungan investasi. Namanya Tabungan Berjangka. Memiliki ciri khusus yaitu syarat yang lebih ketat dari pada tabungan biasa dimana kita sebagai pemilik tidak bisa dengan mudah mengambil dana tersebut sebelum waktu yang telah disepakati.

Tabungan ini dibentuk dengan maksud sebagai sarana bagi investor yang ingin melakukan investasi secara berkala dengan jumlah setoran investasi yang relatif rendah.

Dengan keterbatasan tadi, tentunya harus ada nilai tambah yang ditawarkan produk ini. Ya, produk ini biasanya memberikan bunga atau imbal hasil yang lebih tinggi daripada suku bunga tabungan biasa.

Jadi, untuk Anda yang ingin berinvestasi untuk suatu tujuan tertentu dengan jangka waktu tertentu dan dana yang siap diinvestasikan tidak terlalu besar, mungkin produk ini bisa menjadi alternatif.

Cara kerjanya biasanya sama, Anda harus memiliki rekening induk yang menjadi sumber dana yang siap untuk didebit. Tiap bulan sesuai dengan kesepakatan dan kewenangan yang Anda berikan, pihak bank akan mendebit rekening induk itu untuk diisikan ke rekening tabungan berjangka.

Yang perlu Anda perhatikan adalah rekening induk Anda. Pastikan selalu memiliki dana yang bisa didebit guna pembayaran setoran tabungan berjangka. Sebab bila sampai jangka waktu yang ditentukan Anda lalai tidak melakukan setoran sesuai yang disepakati maka otomatis rekening tabungan berjangka menjadi gugur.

Taka NISP
Salah satu produk tabungan berjangka adalah Tabungan Berjangka NISP atau lebih sering disebut dengan nama komersial Taka NISP. Dikeluarkan oleh Bank NISP, salah satu bank yang memiliki reputasi bagus di Tanah Air bahkan sampai Asia. Menabung di Taka NISP dimulai dengan membuat tujuan keuangan terlebih dahulu.

rtinya Anda akan diminta untuk membuat gambaran berapa besar target dana yang ingin dicapai, setelah itu berapa lama waktu yang ingin digunakan dan officer mereka akan memberitahu berapa besar dana yang harus Anda komitkan untuk disetorkan tiap bulan.

Tapi harus diingat, di Taka Anda tidak boleh mencairkan dana, baik itu sebagian atau seluruhnya sebelum jatuh tempo. Kalau ini Anda lakukan maka harus siap terkena biaya penalti sebesar 0,5% dari sisa angsuran yang belum berjalan (akan makin besar kalau Anda baru memulai Taka dan ingin menutupnya).

Di Taka NISP, rekening akan gugur bila selama enam bulan berturut-turut pihak bank tidak bisa mendebit rekening induk karena kurangnya dana. Terkesan cukup longgar, tapi perhatikan, mereka akan mengenakan penalti lagi atas kegagalan ini yaitu sebesar 0,1% dari nilai angsuran Anda dikalikan dengan jumlah hari gagal setor. Jadi, kalau sudah niat, jangan lupa menyetor jika tidak mau didenda.

Taka NISP dikeluarkan dalam beragam jenis mata uang selain rupiah ada juga dolar AS dan dolar Singapura. Jadi Anda tidak perlu bingung seandainya Anda memiliki tujuan keuangan dalam mata uang asing.Anda tinggal membuka Taka sesuai mata uang tujuan Anda.

Rencana Mandiri si alternatif
Perbankan lain yang mengeluarkan produk sejenis meskipun dengan nama yang berbeda adalah produk Rencana Mandiri dari Bank terbesar saat ini yaitu Bank Mandiri. Meskipun namanya berbeda, produk ini pada dasarnya juga merupakan tabungan berjangka.

Dengan ciri umum adanya setoran yang rutin tiap bulannya, bunga yang lebih tinggi dari suku bunga tabungan biasa dan keterbatasan dalam penarikan, maka produk ini memang adalah tabungan berjangka.

Secara umum produk ini sama dengan produk Taka dari NISP. Tapi disini yang digunakan sebagai basis perhitungan adalah setoran. Jadi Anda diberi kebebasan untuk memilih besaran setoran yang Anda sanggupi, diskusikan dengan pihak perbankannya untuk nominal yang ingin dicapai, maka Anda akan tahu berapa lama anda harus menabung.

Di Rencana Mandiri ini Anda masih bisa bila ingin mengambil dana. Syaratnya, Anda harus minimal satu tahun dulu menabung di Rencana Mandiri, dan maksimal yang bisa diambil hanya sebesar 30% dari total tabungan.

Tapi karena ini sifatnya adalah melanggar janji, tentunya ada sanksi yang dikenakan yaitu penalti sebesar 0,5% dari nominal yang ditarik. Begitu pula bila kita ingin menutup rekening ini sebelum jatuh tempo atau dipaksa tutup karena tidak bisa setor.

Bunga yang ditawarkan adalah 0,5% lebih tinggi dari bunga tertinggi tabungan di Bank Mandiri. Dan saat ini bunganya 4,5%. Selain itu harus diingat bunga ini tidak flat sehingga bisa saja sewaktu-waktu berubah mengikuti kondisi pasar.

Kesimpulan
Sebagai investasi, tabungan berjangka bisa menjadi alternatif bila kita tidak memiliki dana yang cukup untuk berinvestasi di deposito. Perhatikan dengan baik syarat dan ketentuannya, tentukan tujuan dan jangka waktu dengan pasti dan terakhir adalah komitmen dan disiplin menjadi kunci sukses Anda dalam berinvestasi termasuk di Tabungan Berjangka.

Kelebihan
Taka NISP
1. Memiliki jenis mata uang yang lebih beragam sehingga untuk mereka yang memiliki tujauan dalam mata uang asing, produk ini bisa mengakomodir.
2. Waktu yang lebih longgar bila kita tidak bisa setor (6 bulan)sebelum rekening kita ditutup.
3. Hukuman dan denda yang cukup besar yang bisa membuat orang lebih disiplin untuk menabung sesuai kesepakatan.

Rencana Mandiri
1. Masih memiliki kemungkinan untuk menarik dana walaupun dalam jumlah terbatas dan syarat yang ketat
2. Bebas Administrasi
3. Bisa menambah setoran sewaktu-waktu apabila kita memiliki dana lebih (Tidak semua produk Tabungan Berjangka bisa seperti ini).

Kekurangan
Taka NISP
1. Denda dan penalty yang relatif cukup tinggi
2. Masih dikenakan administasi tabungan sebesar Rp1000 per bulan
3. Tidak ada kemungkinan diambil sebagian, kalau mau ambil harus tutup tabungan, berarti kena denda dan penalty.

Rencana Mandiri
1. Mata uang yang tidak beragam (hanya Rp)
2. Waktu yang pendek bila kita gagal setor yaitu hanya 3 bulan berturut-turut atau 3 kali maksimal dalam 1 bulan.
3. Bunga yang ditetapkan sebesar 0.5% lebih besar dari tabungan tertinggi di Bank Mandiri.
4. Kalau bunga di Bank Mandiri tidak kompetitif maka kita dapat bunga yang rendah.

Eko Endarto
Perencana Keuangan
Biro Perencanaan Keuangan
Safir Senduk dan Rekan
e-mail: www.perencana.keuangan.com

Sumber: Bisnis Indonesia


0 comments:

Poskan Komentar